Kondisi hamil muda merupakan saat-saat yang paling rentan pada ibu hamil, sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan sembarangan, melakukan kegiatan yang berlebihan dan masih banyak lagi aturan yang lain yang tentu bertujuan agar janin yang ada dalam rahim tetap sehat. Tidak sedikit ibu muda yang kemudian mengalami keguguran disebabkan karena keteledorannya sendiri, karena kurangnya pengetahuan akan kehamilan hal tersebut menjadi wajar.

Jika yang masih belum hamil ada baiknya untuk menghindari makanan penghambat kehamilan, dan untuk yang sudah hamil dianjurkan untuk lebih banyak mengkonsumsi makanan yang baik untuk janin. Lalu jenis makanan apakah yang baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil muda? Berikut beberapa diantaranya:

Makanan yang Baik untuk Hamil Muda

  • Vitamin

Dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan seperti buah, daging, ikan, susu, telur, sayur mayur, kacang-kacangan dan yoghurt. Ada banyak sekali vitamin yang terkandung dalam makanan tersebut yang tentu dibutuhkan oleh ibu hamil muda dan dapat berfungsi sebagai asupan sumber energi.

  • Karbohidrat

Bermanfaat untuk tumbuh kembang janin ada baiknya mengkonsumsi makanan berkabohidrat seperti ketela, jagung, nasi, ubi dan kentang.

  • Zat Besi

Berguna untuk menjaga kesehatan plasenta yang nantinya akan berfungsi sebagai penyuplai oksigen untuk janin zat besi sangat dibutuhkan oleh ibu hamil muda, beberapa makanan yang mengandung zat besi antara lain hati, sayuran dan daging.

  • Protein

Proses pertumbuhan janin yang ada di dalam rahim sangat membutuhkan zat protein yang bisa di dapatkan dengan mengkonsumsi telur, daging, kacang-kacangan dan kedelai.

  • Air Putih

Tidak hanya untuk keperluan janin saja, air putih memang sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan tubuh, setiap harinya tubuh akan sangat membutuhkan cairan bahkan dalam keadaan normal kita membutuhkan minimal 8 gelas/harinya.

Selain dengan menjaga asupan makanan sehari-hari, ibu hamil muda juga tidak dianjurkan melakukan kegiatan yang berlebihan, kegiatan yang tergolong berat karena otot-otot tubuh bisa saja berkontraksi langsung ke janin yang tentu ini akan berpengaruh pada janin yang rentan. read more